Senja lebur menjadi malam kelabu
pekat,
membungkus serta rindu, kecewa, dan rasa
tak percaya didalamnya.
Menelan pahitnya sandiwara demi
sandiwara bahagia.
Tak ada satu baitpun kata yang bisa
dimuntahkan,
hanya segaris senyum,
segaris yang
disanggupkan.
Sepertinya patah hati menjadi lumrah,
Lalu lama-lama jadi amarah,
Dan yang tersisa hanya onggokan
perasaan menyerah.
Malam pekat ini dilelehkan oleh
hangatnya cahaya mentari.
Menyisiri keraguan dan gundah hati.
Semoga malam kelabu ini tak ada lagi..
No comments:
Post a Comment