Friday, May 31, 2013

Malam Kelabu Pekat


Senja lebur menjadi malam kelabu pekat,
membungkus serta rindu, kecewa, dan rasa tak percaya didalamnya.
Menelan pahitnya sandiwara demi sandiwara bahagia.
Tak ada satu baitpun kata yang bisa dimuntahkan,
hanya segaris senyum, 
segaris yang disanggupkan.

Sepertinya patah hati menjadi lumrah,
Lalu lama-lama jadi amarah,
Dan yang tersisa hanya onggokan perasaan menyerah.

Malam pekat ini dilelehkan oleh hangatnya cahaya mentari.
Menyisiri keraguan dan gundah hati.


Semoga malam kelabu ini tak ada lagi..


No comments:

Post a Comment