Mari kita menari sambil menyaksikan langit pagi,
yang kemudian temaramlah dia menjadi senja hari..
Mari kita saksikan ribuan burung bersautan iri,
menyaksikan kemesraan yang panjang ini..
Aku takkan melepas genggaman ini,
menunggumu tua hingga kita sama-sama mati,
menyaksikan ribuan kali musim berganti..
Aku takkan menunggumu dengan keluh,
dan akan terus menanti senyum-mu tanpa jenuh..
Kita habiskan malam demi malam,
menjadikan waktu sebagai kawan,
menumpulkan belati yang berniat menyayat kebahagiaan demi kebahagiaan..
Kita berangkulan,
menikmati kerinduan demi kerinduan,
pada jarak yang kadang tak karuan,
meratapi keinginan untuk saling berpelukan..
Kita sudahi usia ini dengan saling bertatapan,
dan kita adalah abadi tak terpisahkan..
Suatu hari,
aku adalah pagi yang kau nanti.
Selamat malam..
Matahari pantas iri, karena dia telah berpengganti..
Monday, January 28, 2013
Friday, January 25, 2013
No one... no one.....
When you're expecting on someone...
you find nobody....
you cant reach no one..
Ketika kamu pada situasi kamu-tidak-bisa-sendiri, kamu butuh lengan dan bahu lain agar kamu bisa menyelesaikannya, meskipun dengan cara sederhana. Dan itu adalah dengan mengharapkan orang lain, orang bukan sembarang orang..
Ketika kamu merasa seperti itu dan mengharapkan orang-orang yang bukan sembarang orang itu ada sebagai lengan dan bahu tambahan, lalu mereka tidak ada disana, ditempat yang kamu harapkan, maka apa yang kamu rasakan? Forever alone seperti gambar diatas? that's what I feel.
Rasanya kesel, banget, saat kita yang berharap seseorang untuk jadi moodbooster, yang selalu jadi penyelesai masalah, ngga berada ditempat jaganya, selalu absen pada tugasnya. Rasanya, you have something, but that isnt working, sensasinya akan sama aja dengan yang nggak punya, masalah dibagi dari hati, untuk hati, dan kepada hati sendiri. Dan orang yang diharapin ngga pernah sadar dia lagi diharapin.
Buat apa ada cuma buat senang? cuma buat berbagi tawa? tapi saat kita lagi kepengen berbagi duka dia tidak ada disana? saat kita butuh bahu dan lengannya dia tidak pernah bersedia? Lebih baik tidak sama sekali.
Tidak penting seberapa sederhana caranya membantu, I would appreciate it, more than anything.
Dan kadang penyelesaian yang datang itu tidak datang dari bahu yang diharapkan, tapi malah dari bahu-bahu yang tidak pernah diduga.
Sangat mudah untuk membuat orang menangis terisak-isak, tapi sangat sulit membuat mereka terbahak-bahak..
Saran: Jadilah bahu dan lengan yang baik, yang selalu dan akan selalu ada saat kapanpun dan disituasi apapun.......
you find nobody....
you cant reach no one..
Ketika kamu pada situasi kamu-tidak-bisa-sendiri, kamu butuh lengan dan bahu lain agar kamu bisa menyelesaikannya, meskipun dengan cara sederhana. Dan itu adalah dengan mengharapkan orang lain, orang bukan sembarang orang..
Ketika kamu merasa seperti itu dan mengharapkan orang-orang yang bukan sembarang orang itu ada sebagai lengan dan bahu tambahan, lalu mereka tidak ada disana, ditempat yang kamu harapkan, maka apa yang kamu rasakan? Forever alone seperti gambar diatas? that's what I feel.
Rasanya kesel, banget, saat kita yang berharap seseorang untuk jadi moodbooster, yang selalu jadi penyelesai masalah, ngga berada ditempat jaganya, selalu absen pada tugasnya. Rasanya, you have something, but that isnt working, sensasinya akan sama aja dengan yang nggak punya, masalah dibagi dari hati, untuk hati, dan kepada hati sendiri. Dan orang yang diharapin ngga pernah sadar dia lagi diharapin.
Buat apa ada cuma buat senang? cuma buat berbagi tawa? tapi saat kita lagi kepengen berbagi duka dia tidak ada disana? saat kita butuh bahu dan lengannya dia tidak pernah bersedia? Lebih baik tidak sama sekali.
Tidak penting seberapa sederhana caranya membantu, I would appreciate it, more than anything.
Dan kadang penyelesaian yang datang itu tidak datang dari bahu yang diharapkan, tapi malah dari bahu-bahu yang tidak pernah diduga.
Sangat mudah untuk membuat orang menangis terisak-isak, tapi sangat sulit membuat mereka terbahak-bahak..
Saran: Jadilah bahu dan lengan yang baik, yang selalu dan akan selalu ada saat kapanpun dan disituasi apapun.......
Selamat malam.
Labels:
#edisigalau
Friday, January 11, 2013
Selamat membaca, pangeran..
Puisi untuk seseorang di ujung pelangi..
Ketika sebuah perbedaan..
menyatukan sepasang hati,
hingga terajut sebuah janji,
mengikat erat pada sebuah tali,
dan hati itu saling berbagi..
Mungkin bahagia itu sederhana sekali,
hatimu bertemu dengan hati idamannya,
dan ragamu bertemu dengan raga lainnya,
yang saling ingin berpelukan,
lalu terus menerus berpengangan..
Sepasang mata yang malu..
saat berpapasan pada sepasang mata satu laginya,
saling lari pada pola yang sama..
Pertemuan sederhana..
sesederhana kita saling bersangka-sangka,
sesaat setelahnya kita mulai bereratan bagai sebuah batang jangka..
Kami saling berangkulan,
dan membagi remahan roti kasing sayang dengan cara sederhana..
Dari awal aku sudah curiga..
dia memang tak biasa..
Bahwa dia tiada dua,
bahwa dia adalah seperangkat nasib bahagia oleh sang Kuasa,
dan dia juga berbahwa-kan hal yang sama..
Pelukan hangat dari puluhan kilometer ini,
dilempar ke ujung kerak bumi sana,
yang sedang menjejah mimpi.
Selamat malam, semoga mimpi mu disertai cuplikan wajah milik perempuan muda cantik yang selalu mendambakanmu..
Ketika sebuah perbedaan..
menyatukan sepasang hati,
hingga terajut sebuah janji,
mengikat erat pada sebuah tali,
dan hati itu saling berbagi..
Mungkin bahagia itu sederhana sekali,
hatimu bertemu dengan hati idamannya,
dan ragamu bertemu dengan raga lainnya,
yang saling ingin berpelukan,
lalu terus menerus berpengangan..
Sepasang mata yang malu..
saat berpapasan pada sepasang mata satu laginya,
saling lari pada pola yang sama..
Pertemuan sederhana..
sesederhana kita saling bersangka-sangka,
sesaat setelahnya kita mulai bereratan bagai sebuah batang jangka..
Kami saling berangkulan,
dan membagi remahan roti kasing sayang dengan cara sederhana..
Dari awal aku sudah curiga..
dia memang tak biasa..
Bahwa dia tiada dua,
bahwa dia adalah seperangkat nasib bahagia oleh sang Kuasa,
dan dia juga berbahwa-kan hal yang sama..
Pelukan hangat dari puluhan kilometer ini,
dilempar ke ujung kerak bumi sana,
yang sedang menjejah mimpi.
Selamat malam, semoga mimpi mu disertai cuplikan wajah milik perempuan muda cantik yang selalu mendambakanmu..
Labels:
#efek kafein
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)