Thursday, December 4, 2014

Karena kau tidak sederhana

kau hadir dalam bentuk yang tidak sederhana
ku terima kau dalam keadaan yang tidak aku duga

hanya sekedar mata.
lalu semuanya berubah, dan dengan senang hati aku hilang arah

setiap kali kau menyapa, dimensiku ku berbeda


semalaman aku terjaga,
sibuk menimbang rasa.

segala upaya telah ku coba,
tapi nurani ku menolak lupa, meski pikiranku muntah-muntah memaksa

kini bukan hanya bentukmu saja, kehadiranmu membuat semuanya makin tak sederhana

aku tak bisa berlama-lama,
pilihannya hanya dua
sekarang atau lain kali saja.


kalau begitu marilah melangkah,
menyibak angan untuk merengkuhmu, walau hanya sekedar bayang..
karena kita bicara soal realita--







ya, aku sudah lupa.
tadi kita bicara apa?




Monday, December 1, 2014

Menyapa

aku kini jarang menulis
tidur pun waktunya mulai miris

aku kini jarang berbual
daftar tugas sudah membuat mual

jemari ku kini diranah yang berbeda
bisa tidak bisa aku menggambar saja
'yang penting kertasnya punya rupa !'

khayalan tentang romantika gila dan imajinasi aksara
dijajah habis oleh rupa arsitektura

ini masih tahun pertama katanya..
tapi aku dibuat hampir setengah gila.
untung saja masih bisa berkata 'tidak apa apa'

TIDAK APA APA
ini masih tahun pertama, begitu benarnya
GILA

tapi benar saja, tidak apa apa
bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian harinya

sesempatnya, aku akan bertandang
menyapa penonton tak berupa, yang mungkin saja kurasa tak ada

selamat hari senin.
dari badan penuh lemak dan kafein