you find nobody....
you cant reach no one..
Ketika kamu pada situasi kamu-tidak-bisa-sendiri, kamu butuh lengan dan bahu lain agar kamu bisa menyelesaikannya, meskipun dengan cara sederhana. Dan itu adalah dengan mengharapkan orang lain, orang bukan sembarang orang..
Ketika kamu merasa seperti itu dan mengharapkan orang-orang yang bukan sembarang orang itu ada sebagai lengan dan bahu tambahan, lalu mereka tidak ada disana, ditempat yang kamu harapkan, maka apa yang kamu rasakan? Forever alone seperti gambar diatas? that's what I feel.
Rasanya kesel, banget, saat kita yang berharap seseorang untuk jadi moodbooster, yang selalu jadi penyelesai masalah, ngga berada ditempat jaganya, selalu absen pada tugasnya. Rasanya, you have something, but that isnt working, sensasinya akan sama aja dengan yang nggak punya, masalah dibagi dari hati, untuk hati, dan kepada hati sendiri. Dan orang yang diharapin ngga pernah sadar dia lagi diharapin.
Buat apa ada cuma buat senang? cuma buat berbagi tawa? tapi saat kita lagi kepengen berbagi duka dia tidak ada disana? saat kita butuh bahu dan lengannya dia tidak pernah bersedia? Lebih baik tidak sama sekali.
Tidak penting seberapa sederhana caranya membantu, I would appreciate it, more than anything.
Dan kadang penyelesaian yang datang itu tidak datang dari bahu yang diharapkan, tapi malah dari bahu-bahu yang tidak pernah diduga.
Sangat mudah untuk membuat orang menangis terisak-isak, tapi sangat sulit membuat mereka terbahak-bahak..
Saran: Jadilah bahu dan lengan yang baik, yang selalu dan akan selalu ada saat kapanpun dan disituasi apapun.......
Selamat malam.
.jpg)
No comments:
Post a Comment