Sunday, November 17, 2013

Rindu Rumah

Betapa aku rindu rumah,
muara dari semua kasih yang aku tampung sementara dikontrakan sempit kecil yang pengap dan sesak ini.

Rumah yang membawaku tidur nyenyak bisa lebih dari 1x24 jam.

Bukan, bukan rumah yang sedang kalian bayangkan saat ini,
rumah yang disusun dari batu bata yang dilapis cat warna warni dengan jendela, pintu dan atap diatasnya.

---

Rumah yang ku maksud berkaki dua,
memiliki dua lengan kekar yang menempel di bahu sebelah kiri kanannya.
Rumah dengan senyum yang membuatku tak mampu menelan ludah hingga tersedak-sedak.
Rumah dengan pelukan yang membuatmu meringkuk lelap tak ingin terjaga bila bisa.

Betapa aku rindu rumah,
aku-rindu-rumah.

Pulanglah cepat rumah,
kontrakan sempitku mulai letih nemampungku yang bertumpang tindih dengan rindu.


No comments:

Post a Comment